Berita Sebelumnya
Jumat, 04/02/2010 16:08 WIB
Tes urine Sammy positif
Jumat, 04/02/2010 15:56 WIB
Nagaswara belum berkomentar mengenai Kerispatih
Jumat, 04/02/2010 15:50 WIB
Sammy Kerispatih tersangka dalam kasus penyalahgunaan psikotropika
Jumat, 21/01/2010 16:57 WIB
Tantri 'Kotak' Jaga Suara dgn Kencur
Jumat, 21/01/2010 16:57 WIB
Geisha Menang Tipis Dari Vierra
Jumat, 21/01/2010 16:55 WIB
Aura Kasih tidak Profesional
Jumat, 21/01/2010 16:49 WIB
Vina Panduwinata Lepas Tangan ketika adiknya dituduh Menipu
Jumat, 21/01/2010 16:39 WIB
Ayah Andien ditipu oleh Keluarga Panduwinata

Feed | News Index
Kategori Musik
Tampilkan Semua»Songs »Albums
Campur Sari»Songs »Albums
Classical»Songs »Albums
Dangdut»Songs »Albums
Instrumental»Songs »Albums
Other»Songs »Albums
Pop»Songs »Albums
Tahun Rilis
2010»Songs »Albums
2000s»Songs »Albums
90s»Songs »Albums
80s»Songs »Albums
70s»Songs »Albums
Oldies»Songs »Albums
Home » News » Hotnews Jumat, 04/02/2010 16:08 WIB

Tes urine Sammy positif

Tes urine yang dilakukan atas Sammy Kerispatih, memberikan hasil positif, adanya kandungan narkotika sesuai alat bukti. Bukti ini sekaligus membenarkan bahwa vokalis Kerispatih sebagai pengguna narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hamidin Ajiamin, saat ditemui di kantornya, Rabu (3/02/2010), secara diplomatis membenarkan, jika hasil tes urine itu menyatakan positif. Karena yang bersangkutan ditangkap saat sedang menikmati barang haram tersebut.

"Hasil tes urine sudah ada, yang jelas tersangka S, ditangkap sedang menggunakan. Jadi kita sangat yakin, positif. Kita belum pernah menemukan orang yang sedang memakai, tapi hasilnya negatif," ungkap Hamidin, saat beranjak meninggalkan kantornya.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh ahli forensik, dr. Mun'im Idris, yang dipercaya melakukan penelitian laboratorium. Baik hasil tes urine Sammy maupun teman perempuannya, SA hasilnya positif.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tes urine Sammy positif menggunakan narkoba, dan tersangka RA juga positif menggunakan juga," ungkapnya.

Namun soal takaran, seberapa besar barang yang dinikmati yang bersangkutan, pria yang selalu mengenakan topi dan kacamata itu mempersilahkan untuk menunggu hasil pemeriksaan Balai Narkotika Negara (BNN).

"Kalau seberapa banyak takarannya, harus dilakukan tes lebih lanjut. Karena itu akan dilakukan tes di BNN, kita menangani secara medis saja, apakah gejala dan narkoba yang digunakan sesuai," pungkasnya.